Wednesday, May 24, 2006

The Da Vinci Code

Film ini bercerita tentang petualangan rohani Robert Langdon dan Sophie Neuveu dalam menemukan apa yang disebut sebagai cawan suci (holy grail). Film yang penuh konspirasi ini banyak menampilkan sejarah dunia, yang paling banyak sejarah peradaban kristen dan gereja dibangun. Well, everyone love conspiration, isn't it? Walhasil karena banyak menyinggung mengenai gereja maka muncullah banyak kontroversi, bahkan di beberapa negara, pemutaran film ini diwarnai oleh demonstrasi, boycott, serta aksi premanisme terselubung dari pihak tertentu yang tidak suka. Cek: wikipedia.

Aku sudah nonton film ini hari minggu kemarin. Explorasi seninya luar biasa, mann... keren abis. Kapan-kapan kalo sempet ke Paris bakal aku datangi itu museum Louvre yang bentuknya piramid kaca di Napoleon Square. Entah sejak kapan aku mulai tertarik dengan lukisan, beberapa kali pernah ingin datang ke museum yang berisi lukisan-lukisan pelukis indonesia ternama atau siapapun pelukisnya hanya untuk mengetahui apa yang ada dipikiran pelukisnya atau alasan lukisan itu dibuat. Cerita mengenai kristen dan gereja gak membuat aku tertarik, tetapi warisan Leonardo Da Vinci dan Sir Issac Newton kepada dunia ini betul-betul merupakan karya seorang jenius. Film ini merupakan sinematografi dari novel berjudul sama yang dikarang oleh Dan Brown. Kabarnya novel ini merupakan bagian kedua dari trilogi novel thriller/detective yang mulai dipublikasikan tahun 2000. Bagian pertamanya berjudul Angels and Demons. Hal lain yang menarik adalah mengenai kriptografi, dimana Leonardo Da Vinci disebut-sebut sebagai salah satu mahaguru kriptografi. Salah satu caranya adalah mirrored code, yaitu code yang baru bisa diartikan setelah dibaca melalui cermin. Sejak film ini diputar, di Paris mewabah Tour The Da Vinci Code. Bisa juga ya untuk menarik wisatawan datang ke Paris, dan juga tempat-tempat lain yang ada di film The Da Vinci Code.