Jika Anda tertarik dengan trading saham atau rajin mengikuti perkembangan investasi di bursa saham, maka biasanya akan tahu bahwa bulan antara September sampai Maret merupakan bulan-bulan mendulang rupiah dari bursa saham.
Ada beberapa hal yang membuat trading saham di bulan tersebut lebih bergairah dibanding bulan yang lain, yaitu:
1. Laporan keuangan kuartal ke 3 yang akan segera dirilis membuat kita sudah bisa menebak bagaimana laporan akhir tahun dari perusahaan, dan bisa mengambil untung atau malah menjauhi sahamnya.
2. Banyak perusahaan yang rajin melakukan window-dressing yaitu melakukan perbaikan nilai buku perusahaan melalui harga sahamnya, biasanya harga sahamnya akan diangkat naik.
3. Banyak rumor mengenai aktifitas perusahaan tahun depan.
4. Orang dalam dari perusahaan yang kinerjanya bagus akan membeli saham perusahaanya sebelum laporan kinerja perusahaannya dilaporakan ke publik agar bisa ikut menikmati keuntungan saat publik merespon dengan membeli saham perusahaan yang menyebabkan harga sahamnya naik
5. Para market-maker institusi mengejar target sales atau komisi tahunan, karenanya banyak saham-saham yang jarang bergerak tiba-tiba harganya naik turun pada bulan ini.
6. Beberapa investor mendapat uang tambahan berupa bonus lebaran, natal, atau tahun baru yang digunakan untuk membeli saham
7. Bandar saham jahat menggunakan keriuhan ini untuk merampok secara legal uang dari para investor yang kurang pengetahuan dengan cara menggoreng saham
Semoga beruntung!
Ferdi Ramdhon
http://ferdiramdhon.blogspot.com
Friday, November 2, 2012
Thursday, November 1, 2012
Bagaimana memilih kartu kredit andalan dari beberapa kartu kredit yang kita punya
Peraturan BI yang baru hanya mengijinkan tiap orang memiliki kartu kredit maksimal 2 atau 3 saja.
Kenapa?
Karena BI menganggap penggunaan kartu kredit di Indonesia terjadi banyak penyalahgunaan. Contohnya, fungsi kartu kredit yang utama adalah sebagai alat pembayaran barang konsumtif, tetapi banyak juga yang memanfaatkan dana di kartu kreditnya untuk hutang uang cash, padahal seharusnya digunakan untuk membeli barang.
Sepertinya BI sangat perhatian sekali kepada rakyat Indonesia yang memiliki kartu kredit, emangnya penting gitu?
Aturan BI bisa dianggap penting atau gak penting tergantung cara kita menggunakan kartu kredit, tapi kalo harus memilih 2 atau 3 kartu kredit diantara banyak kartu kredit yang kita punya, jangan-jangan bisa bingung sendiri.
Saya menggunakan cara ini untuk memilih kartu kredit yang akan saya pertahankan, mungkin cara ini bisa berguna buat Anda. Kita akan menilai masing-masing kartu kredit berdasarkan 3 kriteria, antara lain:
1. Urutkan kartu kredit dari yang limit-nya paling besar ke paling kecil
Limit kartu kredit adalah asset! Tapi itu hanya jadi asset kalau kita memperlakukannya sebagai asset :)
Btw, punya kartu kredit yang limit-nya besar pasti lebih berguna di kemudian hari. Dari urutan ini akan terlihat bahwa kartu kredit yang memiliki limit paling besar akan bernilai 1 dan yang limit-nya paling kecil akan bernilai besar. Kita menilai kartu kredit dengan urutannya.
2. Urutkan kartu kredit dari yang iuran tahunannya paling kecil ke paling besar
Iuran tahunan kartu kredit adalah biaya tahunan kita dan salah satu keuntungan buat bank. Biasanya jenis kartu menentukan iuran tahunan, seperti kartu platinum tentu iuran tahunannya lebih besar dibanding kartu gold. Beberapa kartu kredit memberikan iuran tahunan gratis seumur hidup, ini sangat menguntungkan sekali!
Dari urutan ini akan terlihat bahwa kartu kredit yang iuran tahunannya rendah atau gratis akan memiliki nilai paling kecil sesuai urutan, dan kartu kredit yang iuran tahunannya tinggi akan memiliki nilai besar. Jika ada beberapa kartu yang iurannya sama, pilih saja mana kartu yang kita lebih sukai atau lebih sering kita pakai sebagai prioritas urutan.
3. Urutkan kartu kredit dari yang menawarkan bunga konsumtif bulanannya paling kecil ke paling besar
Bunga kartu kredit adalah biaya kita atas hutang yang terjadi dan merupakan keuntungan bank. Bunga kartu kredit sekarang mungkin sekitar 2-3% per bulan atau 24-36% per tahun, tentu sangat tinggi sekali dibanding kenaikan gaji tahunan atau bunga deposito. Jadi pikir-pikirlah sebelum berhutang dan membayar bunga kartu kredit. Jika harus berhutang dan tidak mampu membayar lunas, maka pilihlah kartu kredit yang menawarkan bunga paling rendah. Dari urutan ini akan terlihat bahwa kartu kredit yang bunganya paling rendah akan memiliki nilai kecil, sementara yang memiliki bunga besar akan memiliki nilai besar. Jika ada beberapa kartu kredit yang menawarkan tingkat bunga yang sama besar, maka pilihlah mana kartu yang paling kita sukai atau yang paling sering kita gunakan sebagai prioritas urutan.
Setelah semua kartu kredit diurutkan, maka tinggal dijumlah saja nilai dari semua kartu kredit berdasarkan masing-masing kriteria. Misal kartu kredit bank A, di kriteria limit di urutan 3, di kriteria iuran tahunan di urutan 2, di kriteria bunga di urutan 2, maka nilai total dari kartu kredit bank A adalah 3+2+2=7. Jumlahkan semua nilai dari kartu kredit kita untuk mendapat nilai totalnya.
Setelah itu, urutkan semua kartu kredit berdasarkan nilai totalnya.
Kartu kredit dengan nilai total rendah adalah kartu kredit yang pantas untuk kita pertahankan karena menawarkan limit yang relatif besar, iuran tahunan yang relatif kecil, dan bunga yang relatif rendah.
Jika ada beberapa kartu kredit memiliki nilai total yang sama besar, maka coba lihat apakah kita termasuk sering menggunakan kartu kredit tiap bulan atau tidak. Jika sering menggunakan, maka pilihkan kartu kredit yang nilainya di kriteria bunga lebih kecil untuk menjaga-jaga kalau suatu saat kita harus membayar bunga. Tetapi jika kita jarang menggunakan kartu kredit, maka pilihlah kartu kredit yang nilainya di kriteria iuran tahunan lebih kecil agar kita tidak merasa terlalu rugi membayar iuran tahunan walau kartu kredit jarang digunakan.
Demikian tips yang bisa saya sharing mengenai memilih kartu kredit.
Terima kasih telah menyimak
Salam hangat,
Ferdi Ramdhon
http://ferdiramdhon.blogspot.com
Kenapa?
Karena BI menganggap penggunaan kartu kredit di Indonesia terjadi banyak penyalahgunaan. Contohnya, fungsi kartu kredit yang utama adalah sebagai alat pembayaran barang konsumtif, tetapi banyak juga yang memanfaatkan dana di kartu kreditnya untuk hutang uang cash, padahal seharusnya digunakan untuk membeli barang.
Sepertinya BI sangat perhatian sekali kepada rakyat Indonesia yang memiliki kartu kredit, emangnya penting gitu?
Aturan BI bisa dianggap penting atau gak penting tergantung cara kita menggunakan kartu kredit, tapi kalo harus memilih 2 atau 3 kartu kredit diantara banyak kartu kredit yang kita punya, jangan-jangan bisa bingung sendiri.
Saya menggunakan cara ini untuk memilih kartu kredit yang akan saya pertahankan, mungkin cara ini bisa berguna buat Anda. Kita akan menilai masing-masing kartu kredit berdasarkan 3 kriteria, antara lain:
1. Urutkan kartu kredit dari yang limit-nya paling besar ke paling kecil
Limit kartu kredit adalah asset! Tapi itu hanya jadi asset kalau kita memperlakukannya sebagai asset :)
Btw, punya kartu kredit yang limit-nya besar pasti lebih berguna di kemudian hari. Dari urutan ini akan terlihat bahwa kartu kredit yang memiliki limit paling besar akan bernilai 1 dan yang limit-nya paling kecil akan bernilai besar. Kita menilai kartu kredit dengan urutannya.
2. Urutkan kartu kredit dari yang iuran tahunannya paling kecil ke paling besar
Iuran tahunan kartu kredit adalah biaya tahunan kita dan salah satu keuntungan buat bank. Biasanya jenis kartu menentukan iuran tahunan, seperti kartu platinum tentu iuran tahunannya lebih besar dibanding kartu gold. Beberapa kartu kredit memberikan iuran tahunan gratis seumur hidup, ini sangat menguntungkan sekali!
Dari urutan ini akan terlihat bahwa kartu kredit yang iuran tahunannya rendah atau gratis akan memiliki nilai paling kecil sesuai urutan, dan kartu kredit yang iuran tahunannya tinggi akan memiliki nilai besar. Jika ada beberapa kartu yang iurannya sama, pilih saja mana kartu yang kita lebih sukai atau lebih sering kita pakai sebagai prioritas urutan.
3. Urutkan kartu kredit dari yang menawarkan bunga konsumtif bulanannya paling kecil ke paling besar
Bunga kartu kredit adalah biaya kita atas hutang yang terjadi dan merupakan keuntungan bank. Bunga kartu kredit sekarang mungkin sekitar 2-3% per bulan atau 24-36% per tahun, tentu sangat tinggi sekali dibanding kenaikan gaji tahunan atau bunga deposito. Jadi pikir-pikirlah sebelum berhutang dan membayar bunga kartu kredit. Jika harus berhutang dan tidak mampu membayar lunas, maka pilihlah kartu kredit yang menawarkan bunga paling rendah. Dari urutan ini akan terlihat bahwa kartu kredit yang bunganya paling rendah akan memiliki nilai kecil, sementara yang memiliki bunga besar akan memiliki nilai besar. Jika ada beberapa kartu kredit yang menawarkan tingkat bunga yang sama besar, maka pilihlah mana kartu yang paling kita sukai atau yang paling sering kita gunakan sebagai prioritas urutan.
Setelah semua kartu kredit diurutkan, maka tinggal dijumlah saja nilai dari semua kartu kredit berdasarkan masing-masing kriteria. Misal kartu kredit bank A, di kriteria limit di urutan 3, di kriteria iuran tahunan di urutan 2, di kriteria bunga di urutan 2, maka nilai total dari kartu kredit bank A adalah 3+2+2=7. Jumlahkan semua nilai dari kartu kredit kita untuk mendapat nilai totalnya.
Setelah itu, urutkan semua kartu kredit berdasarkan nilai totalnya.
Kartu kredit dengan nilai total rendah adalah kartu kredit yang pantas untuk kita pertahankan karena menawarkan limit yang relatif besar, iuran tahunan yang relatif kecil, dan bunga yang relatif rendah.
Jika ada beberapa kartu kredit memiliki nilai total yang sama besar, maka coba lihat apakah kita termasuk sering menggunakan kartu kredit tiap bulan atau tidak. Jika sering menggunakan, maka pilihkan kartu kredit yang nilainya di kriteria bunga lebih kecil untuk menjaga-jaga kalau suatu saat kita harus membayar bunga. Tetapi jika kita jarang menggunakan kartu kredit, maka pilihlah kartu kredit yang nilainya di kriteria iuran tahunan lebih kecil agar kita tidak merasa terlalu rugi membayar iuran tahunan walau kartu kredit jarang digunakan.
Demikian tips yang bisa saya sharing mengenai memilih kartu kredit.
Terima kasih telah menyimak
Salam hangat,
Ferdi Ramdhon
http://ferdiramdhon.blogspot.com
Friday, August 24, 2012
Keutamaan puasa 6 hari di bulan Syawal
Imam Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah, dan Abu daud meriwayatkan dari Abu Ayub Al-anshari bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berpuasa dibulan ramadhan dan dilanjutkan dengan enam hari dibulan syawal, seakan-akan dia berpuasa sepanjang tahun (HR.Muslim)
Menurut Ahmad, Puasa 6 Hari Syawal boleh dilakukan secara berturut-turut dan juga boleh dilakukan dengan tidak berturut-turut; tidak ada keutamaan baik melakukannya secara berturut-turut maupun tidak. Sedangkan menurut mazhab Hanafi dan mazhab Syafi'i diutamakan melakukan puasa bulan syawal secara berturut-turut, yaitu dimulai setelah hari raya.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)